Hensyi Fitriansyah
Setelah pihak Sriwijaya FC melalui direktur keuangan PT SOM Augie Bunyamin melakukan pembicaraan dengan pemain asal Korea Selatan, Lim Jun Sik, Kamis (20/9), manajemen akhirnya secara resmi melepas sang pemain. Ada dua pemain siap menggantikan Lim Jun Sik, yaitu Kaneko asal Jepang dan pemain Lebanon naturalisasi Brasil, Molhores Momentos Moha.
| Via: Sriwijaya FC Resmi Lepas Lim Jun Sik Vettel Kecewa Gagal PoleGetty Images/Robert Cianflone Singapura - Usai menyapu bersih sesi latihan bebas GP Singapura, pebalap Red Bull, Sebastian Vettel, justru mendapat hasil yang tidak sesuai ekspektasi di kualifikasi. Pebalap Red Bull itu pun mengaku cukup kecewa. Di Sirkuit Marina Bay, Sabtu (22/9/2012) malam WIB, Vettel hanya mampu finis ketiga dengan catatan waktu 1 menit dan 46,939 detik di belakang Pastor Maldonado dan peraih pole Lewis Hamilton. Walau demikian, Vettel tidak khawatir dan optimistis dengan balapan yang akan berlagsung Minggu (23/9). Dia membuktikan diri bisa bersaing menjadi pemenang dengan laju bagus di sesi latihan. "Ya, sedikit kecewa. Terutama di Q3. Aku tidak tahu mengapa aku kehilangan kecepatanku," ucap pebalap Jerman itu dalam sesi konferensi pers yang juga dihadiri detikSport. "Biarpun begitu, menempati posisi ketiga saat start itu cukup bagus. Besok akan terjadi balapan yang panjang, banyak hal yang akan bisa terjadi," sambung Vettel. "Aku pikir, kami punya kecepatan, kami telah membuktikannya di sepanjang pekan ini --tapi memang jika Anda gagal di langkah terakhir kualifikasi memang disayangkan, karena aku pikir kami punya kecepatan itu," pungkas dia. Via: Vettel Kecewa Gagal Pole Jumat, 21 September 2012Kuasai Hari Pertama, Vettel Tak Mau TerlenaGetty Images/Clive Mason Singapura - Sebastian Vettel tampil impresif di hari pertama latihan bebas GP Singapura setelah dua kali menjadi pembalap tercepat. Punya modal awal bagus, pebalap Red Bull itu tak mau terlena dulu. Baik di free practice pertama dan kedua, Vettel berhasil mencatatkan dirinya sebagai pebalap tercepat. Dia mengalahkan pesaing-pesaingnya seperti Fernando Alonso, Lewis Hamilton dan Jenson Button. Hasil tersebut jelas jadi awal yang bagus buat driver Jerman itu, terutama setelah dia sudah terbilang lama tak menjejak podium teratas. Vettel baru sekali jadi juara di musim ini, dan itu terjadi pada seri keempat di Bahrain. Tapi Vettel tak lantas jadi optimistis dengan raihan tersebut. Dia memilih bersikap waspada. "Ini lintasan yang sulit buat pebalap dan mobil. Secara keseluruhan kami gembira dengan hari ini (Jumat), tapi kita lihat saja apa yang bisa kami lakukan besok, ini masih hari Jumat dan hasil hari ini tak bisa dijadikan kesimpulan karena beberapa pembalap tertahan di barisan mobil dan lain sebagainya," sahut Vettel. "Yang terpenting, mobilnya bekerja dengan baik, begitu juga dengan ban, jadi dari sanalah kami beranjak," lanjut dia di Autosport. Vettel saat ini duduk di posisi empat klasemen sementara dengan poin dikumpulkan berjumlah 140. Dia tertinggal 39 angka dari Fernando Alonso di posisi teratas. Via: Kuasai Hari Pertama, Vettel Tak Mau Terlena Dua Liga Di Indonesia Tak Menguntungkan Secara Bisnis | Bonus pertama kali deposit hingga IDR 2880000 dengan 188BET |
| Via: Dua Liga Di Indonesia Tak Menguntungkan Secara Bisnis Icuk: Saya Seperti Kalah Sebelum Bertanding
Yogyakarta - Icuk Sugiarto tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap proses pemilihan Ketua Umum PB PBSI di Musyawarah Nasional PB PBSI yang digelar di Yogyakarta. Dia merasa sudah kalah sebelum bertanding.
Icuk merupakan salah satu calon ketua umum PB PBSI yang akan bertarung memperebutkan suara di Munas PB PBSI ke-21 di Yogyakarta. Dia bersaing dengan calon lainnya, Gita Wirjawan. Pada awalnya, agenda pemilihan dijadwalkan akan dilakukan pada pukul 16.00. Namun saat agenda munas baru memasuki sesi pandangan umum pukul 11.00, ternyata langsung menjadi pemilihan. Di situ Gita dinyatakan terpilih secara aklamasi dan diputuskan menjadi ketetapan sidang. Icuk mengatakan bahwa pada saat itu dia memang tidak ada di ruang sidang dan sedang mempersiapkan diri untuk memaparkan visi misinya di sesi pemilihan. Namun ternyata pemilihan sudah dilakukan saat itu juga. "Pada saat saya sedang mempersiapkan diri untuk mempresentasikan visi misi saya, jam 11 siang tiba-tiba sudah dianggap kalah. Padahal di jadwal tertulis pemilihan seharusnya jam 4 sore," terang Icuk dalam konferensi persnya di tempat berlangsungnya Munas di Jogjakarta Plaza Hotel, Jumat (21/9) siang WIB. "Ibaratnya saya sedang main bulutangkis, belum pakai sepatu, belum pemanasan, tapi saya sudah didatangi wasit dan diberi tahu 'kamu kalah'." "Ini kan organisai olahraga, yang dikedepankan seharusnya sportivitas. Kalaupun memang Pak Gita Wirjawan yang menang, seharusnya lewat pemilihan yang sportif agar dia bisa bangga karena terpilih lewat munas yang tidak cacat hukum," sambungnya. Atas kejadian itu, Icuk berencana untuk melayangkan gugatan ke Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) Via: Icuk: Saya Seperti Kalah Sebelum Bertanding Edward Wilson Junior Batal Gabung Sriwijaya FCGOAL.com/Antara Setelah manejemen melalui direktur keuangan PT SOM, Augie Bunyamin melakukan pertemuan dengan Edward Wilson, Jumat (21/9), di Jakarta, didapatkan kepastian kalau pemain asal Semen Padang ini batal bergabung dengan Sriwijaya FC dan memilih tetap bergabung dengan Semen Padang.Manajemen tidak mau menyebutkan, alasan Wilson membatalkan bergabung dengan Sriwijaya FC. Padahal, tim asal Sumatera Selatan ini siap menyodorkan draft prakontrak dan menyiapkan uang panjar untuk Wilson. | Bonus pertama kali deposit hingga IDR 2880000 dengan 188BET |
| Via: Edward Wilson Junior Batal Gabung Sriwijaya FC Kamis, 20 September 2012Alonso: McLaren Harus DihentikanGetty Images/Clive Mason Singapura - Di tiga balapan terakhir, dua pembalap McLaren Mercedes bergantian merebut podium tertinggi. Pada GP Singapura akhir pekan ini, Fernando Alonso menegaskan kalau rivalnya itu harus dihentikan. Dimulai dari keberhasilan Lewis Hamilton menjuarai GP Hongaria, McLaren kemudian menempatkan Jenson Button di posisi teratas pada balapan di Belgia. Dan dua pekan lalu di Monza, Hamilton kembali menyentuh garis finis terdepan untuk menggenapi hat-trick kemenangan timnya. Alonso sendiri, saat ini masih kokoh berdiri di puncak klasemen dengan keunggulan 37 poin. Namun gelagat kebangkitan Hamilton dan timnya membuat pembalap asal Spanyol itu mulai terusik. "McLaren adalah favorit untuk bisa menang akhir pekan ini, jadi kami harus menghentikan dominasi mereka," sahut Alonso seperti diberitakan Reuters. "Semoga saja (kami bisa melakukannya), kami membawa beberapa perlengkapan baru untuk mobilnya sejak di Monza dan itu artinya kami bisa tampil bagus di sini dan pada balapan-balapan berikutnya," lanjut Alonso. Meski saat ini setidaknya ada lima pembalap yang masih meramaikan persaingan menjadi juara dunia, Alonso memandang Hamilton sebagai pesaing terberatnya saat ini. Selain karena posisi Hamilton di tangga kedua klasemen, dukungan mobil yang bagus bisa mengubah komposisi klasemen di sisa musim ini. "Tentu saja, Lewis pembalap yang tangguh dan orang yang saya hormati sebagaimana kita tahu dia bisa melakukannya dengan mobil yang bagus atau buruk, dan dia berada di posisi dua klasemen," tuntas Alonso. Via: Alonso: McLaren Harus Dihentikan
Langganan:
Postingan (Atom)
|